<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421</id><updated>2011-07-07T13:42:02.552-07:00</updated><category term='lebaran'/><category term='raflesia'/><category term='ramadhan'/><title type='text'>The Adventure of Life</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-8668341166282183873</id><published>2010-03-06T06:51:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T06:59:03.241-08:00</updated><title type='text'>Panorama Ranu Kumbolo Yang Eksotis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jtj-DpI5I/AAAAAAAAAG8/iw95I19Sc8c/s1600-h/ranu+kumbolo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 234px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jtj-DpI5I/AAAAAAAAAG8/iw95I19Sc8c/s320/ranu+kumbolo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445535364165477266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Saat lelah mendaki, ku singgah sejenak di Ranu Kumbolo dan menikmati pemandangan yang luuuuuuuuaaaaaaaaaaaarr biasaaaaaaaaaaa....&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;    Lumajang, 5/3 (ANTARA) - Gunung Semeru merupakan gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, gunung tersebut merupakan salah satu gunung aktif yang terletak pada ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut.&lt;br /&gt;   Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko yang selalu menyemburkan asap disertai material vulkanik.&lt;br /&gt;   Di lereng gunung tertinggi tersebut, terdapat sebuah danau yang memiliki pemandangan yang sangat memukau dan eksotis yakni Ranu (danau) Kumbolo.&lt;br /&gt;   Kepala Bidang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Lumajang, Anggoro Dwi Sujiharto, mengatakan, banyak pemandangan yang sangat indah menuju ke puncak Semeru, salah satu di antaranya adalah Ranu Kumbolo.&lt;br /&gt;   "Biasanya para pendaki yang hendak melakukan perjalanan menuju ke puncak Semeru akan beristirahat atau mendirikan tenda di tepi danau yang eksotis ini," kata Anggoro.&lt;br /&gt;   Untuk menuju ke Ranu Kumbolo, wisatawan bisa menempuh perjalanan melalui Kota Malang atau Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.&lt;br /&gt;   Dari terminal kota Malang, anda bisa naik angkutan umum menuju desa Tumpang dan berhenti di terminal Tumpang. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan naik angkutan truk sayuran atau menggunakan jep yang disewakan oleh penduduk sekitar menuju ke Ranu Pani.&lt;br /&gt;   "Sebelum menuju ke Ranu Pani, wisatawan harus mampir ke pos TNBTS di Gubugklakah untuk mendapatkan izin pendakian," katanya.&lt;br /&gt;   Apabila wisatawan berangkat dari Lumajang, mereka harus menuju ke Desa Ranu Pani di Kecamatan Senduro dengan menggunakan kendaraan pribadi atau naik ojek di sekitar pasar Senduro.&lt;br /&gt;   "Wisatawan atau pendaki Semeru yang berangkat dari Lumajang harus memperoleh surat izin dari pos TNBTS di Desa Ranu Pani," katanya.&lt;br /&gt;   Ia menjelaskan, perjalanan wisata menuju Ranu Kumbolo memang membutuhkan fisik yang kuat dan perbekalan yang cukup, sehingga wisatawan harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.&lt;br /&gt;   "Pemandangan sepanjang perjalanan menuju Ranu Kumbolo sangat memukau, namun pendaki harus tetap waspada dan hati-hati," katanya.&lt;br /&gt;   Dari pos TNBTS di Ranu Pani, anda dapat melakukan perjalanan sekitar 5 kilometer menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi Edelweis, kemudian anda akan tiba di Watu Rejeng. Disini terdapat batu terjal yang sangat indah.&lt;br /&gt;   Pemandangan sangat indah juga dapat dilihat ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Terkadang pendaki dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru.&lt;br /&gt;   "Perjalanan dari pos TNBTS Ranu Pani menuju ke Ranu Kumbolo membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam, tergantung kemampuan masing-masing wisatawan," katanya.&lt;br /&gt;   Di Ranu Kumbolo, pendaki dapat mendirikan tenda atau beristirahat di sebuah pondok pendaki (shelter).&lt;br /&gt;   Pendaki juga bisa menikmati pemandangan indah di tepi danau yang airnya bersih dan jernih. Banyak terdapat ikan dan burung belibis liar di sana.&lt;br /&gt;   Pemandangan yang tidak boleh terlewatkan di tepi Ranu Kumbolo adalah saat matahari terbit (sunrise) muncul dari balik bukit. Panorama eksotis dan memukau di Ranu Kumbolo tidak akan terlupakan oleh pendaki atau wisatawan yang pernah ke sana.&lt;br /&gt;   "Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 mdpl dengan luas 14 hektare. Memag benar pemandangannya cukup indah di sana," katanya.&lt;br /&gt;   Ia menjelaskan, rute jalur pendakian Semeru yang harus dilalui antara lain Ranu Pani - Watu Rejeng - Ranu Kumbolo - Oro-oro Ombo - Cemoro Kandang - Jambangan - Sumbermani - Kalimati - Arcopodo - Cemoro Tunggal - Mahameru.&lt;br /&gt;   "TNBTS biasanya menutup jalur pendakian ke Semeru selama musim hujan karena khawatir terjadi longsor dan badai yang dapat membahayakan para pendaki," katanya.&lt;br /&gt;   Hampir Setiap tahun, kata dia, TNBTS menutup jalur pendakian Semeru selama empat bulan terhitung sejak Desember hingga April, sehingga wisatawan juga harus memperhatikan hal tersebut.&lt;br /&gt;   "Penutupan jalur menuju obyek wisata Semeru juga bertujuan 'recovery' ekosistem di kawasan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu," katanya.&lt;br /&gt;   Sebelum jalur pendakian Semeru dibuka, kata Anggoro, petugas TNBTS akan melakukan survei jalur pendakian untuk memastikan jalur tersebut tetap bisa dilewati dan aman bagi pendaki.&lt;br /&gt;   Anda yang suka melakukan perjalanan wisata penuh tantangan, obyek wisata panorama Ranu Kumbolo merupakan salah satu pilihan yang luar biasa, namun anda harus menunggu pembukaan jalur pendakian lebih dulu.&lt;br /&gt;   Namun anda juga harus membawa perlengkapan baju hangat dan perbekalan makanan yang cukup karena suhu udara di sana sangat dingin.&lt;br /&gt;   Di Ranu Kumbolo, anda akan menemukan obyek wisata dengan panorama alam yang memukau dan masih alami.Selain itu, anda juga bisa memancing ikan air tawar di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-8668341166282183873?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/8668341166282183873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=8668341166282183873&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8668341166282183873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8668341166282183873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2010/03/panorama-ranu-kumbolo-yang-eksotis.html' title='Panorama Ranu Kumbolo Yang Eksotis'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jtj-DpI5I/AAAAAAAAAG8/iw95I19Sc8c/s72-c/ranu+kumbolo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-9107314286872826619</id><published>2010-03-06T06:33:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T06:45:48.888-08:00</updated><title type='text'>MENANTANG MAUT DEMI MENGGAPAI PESONA MAHAMERU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jp5VbEUXI/AAAAAAAAAGk/I8GVU9r7UzQ/s1600-h/zicha16.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jp5VbEUXI/AAAAAAAAAGk/I8GVU9r7UzQ/s320/zicha16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445531333168484722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Sepenggal cerita singkat perjalananku ke gunung tertinggi di Pulau Jawa bersama kawan-kawan Organisasi Pencinta Alam (OPA) Mapalus FISIP Universitas Jember.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;  Lumajang, 30/12 (ANTARA) - Udara dingin mulai terasa sejak memasuki kawasan Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Bahkan sepanjang perjalanan menuju pos pendakian Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Resort Ranu Pani, hujan mengguyur kawasan setempat.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Setelah hujan turun, beberapa saat kemudian muncul kabut yang cukup tebal menyelimuti sepanjang jalan menuju kaki Gunung Semeru di Desa Ranu Pani, sehingga kendaraan harus berhati-hati karena jarak pandang kurang dari 10 meter saja.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Kendati musim hujan di bulan Desember ini, sejumlah pendaki dari berbagai kota terus berdatangan di pos TNBTS di Desa Ranu Pani untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru karena biasanya jumlah pendaki yang naik ke Semeru meningkat pada musim liburan. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Sebelum melanjutkan perjalanan pendakian, para pencinta alam yang melakukan pendakian ke Gunung Semeru harus meminta izin di kantor TNBTS Resort Ranu Pani.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami harus meminta izin dan menyampaikan jumlah rombongan kami yang akan melakukan pendakian ke Semeru supaya pihak TNBTS bisa mengetahui berapa banyak dan siapa saja yang akan melakukan pendakian," kata anggota organsasi pencinta alam (OPA) Mapalus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember, Datuk Erwin Kurniawan, Kamis (24/12).&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Gunung Semeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya yang dikenal sebagai Mahameru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko yang selalu menyemburkan asap disertai material vulkanik.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Posisi gunung tertinggi di Pulau Jawa ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Menurut Datuk, pendakian yang dilakukan oleh OPA Mapalus FISIP tahun 2009 ini tidak bisa naik ke puncak Semeru karena pengelola TNBTS membatasi pendakian hanya di kawasan Kalimati. Pendakian dilakukan hingga Ranu Kumbolo karena ada beberapa anggota OPA Mapalus yang sakit.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Imbauan dan prosedur pendakian hingga Kalimati harus dipatuhi demi keselamatan nyawa kami. Namun tidak sedikit pendaki yang nekat naik ke Mahameru demi mendapatkan kepuasan batin bisa menjejakkan kaki di puncak Semeru," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia menjelaskan, rute jalur pendakian Semeru yang harus dilalui antara lain Ranu Pani - Watu Rejeng - Ranu Kumbolo - Oro-oro Ombo - Cemoro Kandang - Jambangan - Sumbermani - Kalimati - Arcopodo - Cemoro Tunggal - Mahameru.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Untuk melakukan pendakian dari Ranu Pani menuju puncak Semeru dan kembali ke Ranu Pani dibutuhkan waktu minimal empat hari," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia mengatakan, pendakian ke Gunung Semeru memerlukan persiapan yang cukup matang baik fisik maupun mental supaya perjalanan pendakian tidak mengalami hambatan dan tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Apabila kami tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, maka kemungkinan terburuk bisa terjadi seperti yang dialami beberapa pencinta alam yang harus menghembuskan napas terakhirnya di puncak Semeru," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Perjalanan dari Ranu Pani menuju Ranu Kumbolo (2.400 mdpl) membutuhkan waktu sekitar lima jam, namun faktor cuaca juga sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya perjalanan menuju kawasan danau yang cukup indah. Kawasan Ranu Kumbolo sering dijadikan tempat peristirahatan pertama bagi para pendaki yang ingin melanjutkan perjalanan menuju puncak Semeru.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Pendakian pada bulan Desember ini, kami terpaksa menempuh perjalanan Ranu Pani-Ranu Kumbolo selama tujuh jam karena hujan deras mengguyur sepanjang perjalanan dan ada anggota kami yang sakit di Watu Rejeng," paparnya. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia mengemukakan, rute jalur pendakian terberat adalah kawasan Arcopodo (2.900 mdpl) menuju Mahameru yang ditempuh selama empat jam dengan melewati bukit pasir yang sangat curam dan kemiringannya sekitar *** derajat. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Ketika kaki kami melangkah sebanyak lima langkah di kawasan Arcopodo, langkah kami mundur sebanyak dua langkah karena medan bukit pasir di Arcopodo kondisinya kurang stabil dan mudah longsor," katanya.  &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Perjalanan menuju puncak Semeru harus ekstra hati-hati karena tidak sedikit pencinta alam yang tewas saat menapakkan kaki di puncak Mahameru seperti yang dialami oleh Soe Hok Gie pada tahun 1969. Gie meninggal bersama temannya Idhan Lubis karena menghirup gas beracun dari Kawah Jonggring Saloko.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Sejumlah prasasti yang dibuat oleh teman dan keluarga para pendaki yang tewas di sepanjang jalur menuju Mahameru membuat pendaki yang hendak naik ke puncak Semeru semakin pasrah terhadap takdir yang ditentukan oleh Allah SWT.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Prasasti tidak hanya diletakkan di kawasan Arcopodo, di kawasan Ranu Pani juga terdapat sebuah prasasti pencinta alam bernama Rommy Defianto yang tewas pada tahun 2002 lalu. Dalam prasasti itu tertulis sebuah puisi:&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Dengan tiada raga kutelusuri jejak Mu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Hanya dengan jejak kakiku kugapai puncak Mu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Inilah salam cintaku pada Mu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Hingga kuterbaring di sisi Mu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami pasrah apa pun yang terjadi pada saat menuju puncak Semeru. Di kawasan Arcopodo sering terjadi badai dan angin kencang, bahkan sejumlah pendaki sempat terhempas dan nyaris tewas diterjang badai yang cukup ekstrim menuju Mahameru," kata Datuk.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    OPA Mapalus, kata dia, pernah mendapat pengalaman yang cukup menegangkan karena seorang teman dalam kelompoknya tersesat di Arcopodo, padahal cuaca saat itu tidak bersahabat. Sejumlah aktivis Mapalus akhirnya melakukan pencarian di kawasan Arcopodo dan beruntung teman yang tersesat berdiam diri dan tidak melanjutkan perjalanan.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Saya khawatir karena jalur yang diambil oleh teman kami salah dan berujung pada jurang yang dalamnya 75 meter, namun beruntung teman kami tidak melanjutkan perjalanan dan hanya menunggu kedatangan kami yang melakukan pencarian," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Hal senada juga disampaikan oleh anggota OPA Mapalus lainnya, Tapai Arista Kurnia yang sudah tiga kali naik ke puncak Semeru beberapa tahun lalu.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Memang butuh perjuangan yang cukup keras untuk naik Gunung Semeru hingga menggapai puncak tertinggi di Pulau Jawa ini," kata Tapai.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Mahasiswa asal Bondowoso ini sempat trauma saat menggapai puncak Semeru untuk pertama kalinya pada tahun 2004 lalu. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Saya sempat frustasi ketika melangkahkan kaki di kawasan Arcopodo menuju Mahameru. Kaki saya terasa berat karena debu vulkanik dari Jonggring Saloko cukup tebal hingga semata kaki, dan rasanya tidak akan pernah sampai kaki ini melangkah hingga puncak Semeru," katanya. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ketika sampai di puncak Semeru, lanjut dia, betapa bangganya bisa melihat fenomena yang luar biasa yakni melihat semburan asap dari Jonggring Saloko yang menyemburkan batuan vulkanik dan debu setiap 15-30 menit sekali.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami menyebut gumpalan asap itu sebagai 'wedhus gembel' karena bentuknya menyerupai kambing gibas yang sungguh luar biasa," kenangnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia mengemukakan, tidak semua pendaki bisa menggapai puncak Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa ini. Bahkan sebagian pendaki harus merelakan nyawanya demi menggapai Mahameru.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Tidak sedikit masyarakat awam mengatakan para pendaki menantang maut untuk menggapai puncak Semeru. Namun bagi kami, ada kepuasan batin tersendiri yang tidak bisa disampaikan dengan kata-kata, ketika pendaki sudah menaklukan Mahameru," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Saat di puncak Semeru, pendaki tidak boleh terlalu lama berada di kawasan puncak karena seluruh pendaki harus meninggalkan kawasan Mahameru sebelum pukul 10:00 WIB. Asap beracun dari kawah Jonggring Saloko biasanya menyembur pada saat itu dan dapat menyebabkan kematian bagi para pendaki.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Meski hanya lima menit di Mahameru, kami bisa merasakan keindahan yang luar biasa dan sensasi yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," paparnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Untuk menuruni puncak Semeru, kata dia, pendaki juga harus tetap waspada karena bongkahan batu yang terkesan kokoh, ternyata mudah longsor dan tidak jarang material itu longsor secara tiba-tiba dan menimpa sejumlah pendaki yang berada di bawahnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Sebagian pendaki terkadang tersesat ketika menuruni jalur dari puncak menuju Arcopodo karena mengambil jalur yang salah yang berujung pada jurang dengan kedalaman yang cukup curam hingga 75 meter atau yang akrab dikenal dengan Blank 75.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Seorang pendaki asal UGM Yogyakarta yang bernama Andika Listiyono ditemukan tewas di Blank 75 pada beberapa bulan lalu," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Risiko terburuk yakni kematian, kata Tapai, sudah menjadi pertimbangan tersendiri bagi pencinta alam yang melakukan pendakian di sejumlah gunung api di Indonesia. Namun, seluruh pendaki tidak ingin meninggal saat menggapai sejumlah puncak gunung api di Indonesia, termasuk Mahameru.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Pendaki yang tewas biasanya karena kecelakaan terjatuh di jurang atau tersesat sehingga kehabisan perbekalan dan kelaparan. Pencinta alam biasanya dilatih untuk bertahan hidup (survive) selama beberapa hari di alam bebas," paparnya sambil menunjukkan sejumlah buku yang harus dipelajari oleh pencinta alam untuk bertahan hidup di hutan.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Pencinta alam tidak boleh mengabaikan prosedur tetap dan larangan yang disampaikan oleh pengelola TNBTS dalam melakukan pendakian ke Gunung Semeru karena hal itu demi keselamatan para pendaki.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami sangat menyayangkan sebagian pendaki yang nekat ke Mahameru, padahal TNBTS membatasi pendakian hingga Kalimati pada bulan Desember ini. Biasanya pada musim hujan seperti ini sering terjadi cuaca buruk dan kawasan Arcopodo longsor sehingga jalur ke puncak tertutup longsoran material vulkanik," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Sementara petugas polisi hutan TNBTS di Resort Ranu Pani, Joko Glemboch Puriady, mengatakan, sejak tahun 1969-2009 tercatat sebanyak 27 orang yang meninggal selama perjalanan menuju puncak Semeru, satu orang di antaranya adalah pendaki asal Jerman yang bernama Vonderbeck.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Vonderbeck meninggal di puncak Semeru. Sebagian besar, pendaki meninggal di kawasan puncak karena menghirup gas beracun atau terjebak di kawasan jalur lahar," tuturnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia menjelaskan, tidak semuanya jasad pendaki yang hilang ditemukan, ada juga pendaki yang belum ditemukan hingga sekarang dan statusnya dinyatakan hilang. Namun ada juga pendaki yang ditemukan dalam kondisi selamat.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Pendaki yang naik ke puncak Semeru harus melakukan persiapan yang cukup dan tidak mengabaikan faktor cuaca yang terkadang ekstrim. Perbekalan juga harus dipertimbangkan supaya pendaki tidak kelaparan dan kehabisan perbekalan selama melakukan pendakian ke puncak Semeru," kata anggota tim SAR TNBTS ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Selama bulan Desember ini, kata dia, TNBTS membatasi pendakian hingga Kalimati sesuai dengan rekomendasi Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami sudah melarang mereka naik ke puncak Mahameru dan membatasi pendakian hingga Kalimati karena dikhawatirkan cuaca buruk terjadi di sana, namun saya yakin masih ada pendaki yang nekat naik ke puncak Semeru," kata pria yang akrab disapa Glemboch ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Tim SAR TNBTS, lanjut dia, segera melakukan pencarian apabila mendapat laporan pendaki yang hilang di Gunung Semeru supaya nyawa pendaki bisa diselamatkan, apabila tersesat dan terluka.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    "Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa pendaki yang hilang dan tersesat, namun semuanya kembali kepada takdir Tuhan yang menentukan hidup dan matinya manusia," katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Jumlah pendaki ke Semeru sejak tanggal 6 Desember hingga 24 Desember pukul 15:30 WIB tercatat sebanyak 420 pendaki, tiga di antaranya pendaki dari wisatawan mancanegara.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102);font-family:verdana;" &gt;    Ia berharap, para pencinta alam juga memperhatikan standar keselamatan untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru karena jenis gunung tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan gunung api lainnya, supaya pendaki tidak mati sia-sia di puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-9107314286872826619?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/9107314286872826619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=9107314286872826619&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/9107314286872826619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/9107314286872826619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2010/03/menantang-maut-demi-menggapai-pesona.html' title='MENANTANG MAUT DEMI MENGGAPAI PESONA MAHAMERU'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/S5Jp5VbEUXI/AAAAAAAAAGk/I8GVU9r7UzQ/s72-c/zicha16.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-8887684777132465058</id><published>2009-04-22T04:30:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T04:32:09.195-07:00</updated><title type='text'>PERINGATAN HARI BUMI</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN JEMBER GELAR KARNAVAL HARI &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: rgb(102, 255, 153);" class="yshortcuts" id="lw_1240399819_0"&gt;BUMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Jember, 22/4 (ANTARA) - Ratusan mahasiswa &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; color: rgb(102, 255, 153);" class="yshortcuts" id="lw_1240399819_1"&gt;Universitas Jember&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt; (Unej) yang tergabung dalam Komunitas Peduli Lingkungan (KPL) Jember menggelar karnaval Hari Bumi, Rabu sore, di double way Unej.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Mereka membawa miniatur globe dari &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; color: rgb(102, 255, 153);" class="yshortcuts" id="lw_1240399819_2"&gt;Universitas Muhammadiyah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt; (Unmuh) Jember menuju ke double way Unej dengan menggunakan pakaian hitam-hitam sebagai simbol berkabung di Hari Bumi karena semakin luas kerusakan lingkungan di Jember.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Juru bicara KPL Jember, Hermin, menuturkan, mahasiswa prihatin dengan maraknya kerusakan lingkungan yang menyebabkan bencana di beberapa daerah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    "Bumi kita semakin rusak sehingga tidak ada lagi tempat untuk menghirup udara bersih," kata Hermin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Selama ini, kata dia, peringatan Hari Bumi selalu dilakukan setiap tanggal 22 April, namun tidak ada tindakan yang bijaksana dari pemerintah untuk memperbaiki lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    "KPL hanya mengimbau agar semua orang bertanggungjawab dan peduli dengan lingkungan dengan cara yang paling sederhana, membuang sampah pada tempatnya," katanya menerangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;     Sementara itu Komunitas Arisan Seni juga melakukan aksi teatrikal dalam rangka memperingati Hari Bumi dan bergabung dengan KLP di double way Unej.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Beberapa aktivis Arisan Seni melakukan aksi teatrikal dengan membawa miniatur gunung dan pohon yang alamnya sudah rusak akibat ulah manusia sehingga berdampak pada bencana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Juru bicara Arisan Seni, Syamsul mengaku prihatin dengan kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Jember.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    "Jika kerusakan dibiarkan maka anak cucu kita tidak bisa menikmati alam yang indah," katanya  menegaskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Beberapa aktivis yang menggunakan pakaian dari dedaunan, kata dia, mengelilingi aksi teatrikal untuk menyejukkan alam yang sudah rusak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    "Saat ini bumi sedang menangis karena alam semakin rusak akibat ulah manusia," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 153);"&gt;    Aksi teatrikal itu juga di iringi dengan musik dan pembacaan puisi tentang alam oleh sejumlah aktivis peduli lingkungan. (Zumrotun Solicha)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-8887684777132465058?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/8887684777132465058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=8887684777132465058&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8887684777132465058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8887684777132465058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2009/04/peringatan-hari-bumi.html' title='PERINGATAN HARI BUMI'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-9008417860683163096</id><published>2009-04-22T04:27:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T04:29:53.705-07:00</updated><title type='text'>Momentum Peringatan Hari Bumi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;PMII JEMBER GELAR AKSI PERINGATI HARI BUMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Jember, 22/4 (ANTARA) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember, Jawa Timur, Rabu, menggelar aksi unjuk rasa menolak eksploitasi tambang di Jember, dalam rangka memperingati Hari Bumi di bundaran DPRD Jember.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Mereka membagi-bagikan selebaran ajakan untuk melestarikan lingkungan dan menggelar aksi teatrikal cinta lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Ketua PMII Jember, Abdurrahman, Rabu, menuturkan, penambangan yang dilakukan oleh pengelola tambang di Jember menyebabkan kerusakan lingkungan sehingga terjadi bencana banjir dan &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" class="yshortcuts" id="lw_1240399673_0"&gt;tanah longsor&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    "PMII dengan tegas menolak penambangan mangan di Silo dan mendesak Pemkab Jember mencabut izin pengelolaan tambang yang sudah dilakukan di Kecamatan Silo," katanya dengan tegas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Menurut dia, Kabupaten Jember bukan merupakan wilayah penambangan sehingga tidak boleh dilakukan penambangan sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    "Penambangan yang ada di Jember hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan bencana," katanya menerangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Ia menjelaskan, &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" class="yshortcuts" id="lw_1240399673_1"&gt;kerusakan hutan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt; di &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer; font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);" class="yshortcuts" id="lw_1240399673_2"&gt;Kabupaten Jember&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt; sudah semakin parah akibat penambangan dan penebangan kayu liar yang dilakukan oleh sejumlah pihak yang tidak bertanggungjawab.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    "Tahun 2007 lalu,  luas hutan yang gundul di lereng barat dan timur Hyang Argopuro tercatat sebesar 33.370 hektare, tahun ini diperkirakan lahan hutan yang gundul semakin meluas," katanya menerangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Puluhan mahasiswa PMII bergerak dari bundaran DPRD menuju kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang) Jember, mendesak Kepala Disperindag mencabut izin pengelolaan tambang di Kecamatan Silo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Aktivis PMII, kata dia, terpalsa menyegel gerbang kantor Disperindag karena tuntutan mereka diabaikan dan tidak ditemui oleh Kepala Disperindag Jember, Hariyanto, dengan alasan yang bersangkutan tidak ada di kantor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    "Saya mengaku kecewa terhadap Kepala Disperindag yang tidak mau menemui aktivis PMII," katanya dengan nada kesal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Terjadinya kerusakan hutan di Silo, kata dia, salah satu penyebabnya adalah pengelolaan tambang mangan sehingga Disperindag harus mencabut izin pengelolaan tambang mangan di Silo.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;    Para pengunjuk rasa akhirnya melanjutkan aksinya ke DPRD Jember mendesak agar anggota dewan menolak penambangan mangan yang dilakukan di Kecamatan Silo. (Zumrotun Solicha)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-9008417860683163096?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/9008417860683163096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=9008417860683163096&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/9008417860683163096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/9008417860683163096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2009/04/momentum-peringatan-hari-bumi.html' title='Momentum Peringatan Hari Bumi'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-7924597421652858739</id><published>2009-04-21T05:25:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T05:26:44.795-07:00</updated><title type='text'>TERTAWA BISA MENGURANGI RESIKO DIABETES</title><content type='html'>&lt;h1&gt;Tertawa Bisa Kurangi Risiko Diabetes&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beijing (ANTARA News/Xinhuanet- OANA) - Gelak tawa dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar kolesterolnya dan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah dan jantung, demikian hasil satu studi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lee Berk dari Loma Linda University, yang memimpin studi itu, pilihan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1240316776_0"&gt;gaya hidup&lt;/span&gt; berdampak mencolok pada kesehatan dan penyakit serta semua ini adalah pilihan antara tindakan pencegahan dan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti membagi 20 pasien diabetes berisiko tinggi yang semuanya menderita &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1240316776_1"&gt;darah tinggi&lt;/span&gt; dan hyperlipidemia (penyakit pembuluh darah dan jantung) ke dalam dua kelompok yang keduanya diberi obat diabetes standard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok L diberi waktu 30 menit untuk menikmati humor yang mereka pilih, sementara Kelompok C --kelompok pemantau--- tidak. Proses itu berlangsung selama satu tahun pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar dua bulan proses pengobatan, semua pasien di kelompok tertawa (Kelompok L) memiliki tingkat hormon epinephrine dan norepinephrine --dipandang sebagai penyebab stres-- lebih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 12 bulan, kolesterol HDL (kolesterol baik) telah naik 26 persen pada Kelompok L tapi hanya 3 persen di dalam Kelompok C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengukuran lain, protein C-reaktif, penanda radang dan penyakit pembuluh darah serta jantung, turun 66 persen pada kelompok tertawa tapi hanya 26 persen pada kelompok pemantau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dokter terbaik mengerti bahwa ada campur tangan psikologis hakiki yang ditimbulkan oleh emosi positif seperti gelak tawa dengan riang-gembira, optimisme dan harapan," kata Berk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, Berk menilai tertawa menjadi obat yang bagus dan sama berharganya dengan obat diabetes, tapi berkeras bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan guna memastikan apa maksud dari semua hasil itu. (*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-7924597421652858739?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/7924597421652858739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=7924597421652858739&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7924597421652858739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7924597421652858739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2009/04/tertawa-bisa-mengurangi-resiko-diabetes.html' title='TERTAWA BISA MENGURANGI RESIKO DIABETES'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-7942420043310249406</id><published>2009-03-17T05:24:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T05:26:36.775-07:00</updated><title type='text'>PENGGUNA BLOG BERALIH KE FACEBOOK</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sudah lama tidak membuka dan membuat tulisan di Blog karena sibuk dengan Facebook yang sekarang jadi tren di dunia jurnalis dan politikus. Hehehe3x&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Padahal udah lama gak nulis di blog dan pingin nulis sesuatu yang berguna bagi masyarakat namun belum juga punya waktu karena keasyikan facebook sama teman2.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;mungkinkan anda juga penggemar blog beralih ke demam facebook????&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-7942420043310249406?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/7942420043310249406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=7942420043310249406&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7942420043310249406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7942420043310249406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2009/03/pengguna-blog-beralih-ke-facebook.html' title='PENGGUNA BLOG BERALIH KE FACEBOOK'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-7801842216680567696</id><published>2008-10-30T02:38:00.001-07:00</published><updated>2008-10-30T02:47:14.744-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='raflesia'/><title type='text'>bunga raflesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/SQmCEoh9i6I/AAAAAAAAAFA/qdnVF17rEUI/s1600-h/104_8437.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/SQmCEoh9i6I/AAAAAAAAAFA/qdnVF17rEUI/s320/104_8437.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5262880655670086562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bunga Raflesia Mini Mulai Mekar Di Meru Betiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jember---Bunga bangkai berukuran mini (Raflesia Zollingeriana) mulai mekar di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Jember. Tanaman yang terancam punah itu kini hanya bisa ditemukan di kawasan hutan TNMB di Bande Alit, Desa Andongrejo,Kecamatan Tempurejo-Jember dan kawasan Pantai Sukamade, Banyuwangi. "Jumlah populasinya pun sangat terbatas,'tutur Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan, TNMB, Nasrun Jamil, kepada Tempo, senin (27/10) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Tempo, ada empat (4) bunga Raflesia Zollingeriana yang mekar dan kini terlihat di kawasan hutan TNMB 'blok Krecek', Desa Andongrejo. Sedangkan di tiga (3) tempat penangkaran lainnya, belum terlihat tanda-tanda mekar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga yang mekar sempurna itu berdiameter 20 hingga 26 cm. Panjang cuping atau knop-nya antar 15 hingga 18 cm dengan lebar 10-15 cm. Bunga itu berwarna merah kecoklatan dengan bintik putih. Lubang diafragma berukuran antara 6 hingga 8 cm. Bunga itu hanya tumbuh di kawasan TNMB dengan pohon inang jenis "Tetra Stigma". tergolong holoparasit. Artinya, bunga merupakan satu-satunya organ tumbuhan yang dapat dilihat oleh mata manusia. Proses terbentuknya bunga diawali dengan pembengkakan di dalam akar tumbuhan inang. Selanjutnya terbentuk kuncup pada permukaan akar tumbuhan inang tersebut. Kuncup itu kemudian membesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses penyerbukan bunga dilakukan oleh lalat hijau (Lucilia sp.), lalat biru (Protocalliphora sp.), lalat abu-abu (Sarcophaga sp.), lalat mata hijau (Tabanus sp.) dan lalat buah (Drosophila melanogaster).&lt;br /&gt;Selain jenisnya langka, bunga Raflesia Zallingeriana, yang berwarna merah muda, sungguh sangat indah. Sayangnya, Jamil menerangkan, masa mekarnya tidak terlalu lama, maksimal 1 minggu. Jika musim penghujan seperti ini, menurut Jamil, paling lama hanya 4 hari saja. Biasanya bunga itu mulai tumbuh an mekar di atas permukaan tanah pada bulan bulan mei hingga oktober.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jamil, mekarnya bunga Raflesia Zollingeriana itu, sangat ditunggu-tunggu sebagian masyarakat. "Karena jenisnya langka, pihak TNMB berjuang keras untuk melindunginya,"katanya. Selain itu, Jamil menuturkan, TNMB juga tengah berpikir untuk mengembangkan opulasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasinya, bunga Raflesia Zollingeriana selalu menjadi incaran sebagian masyarakat sekitar hutan. Bunganya punya nilai ekonomis tinggi, karena diyakini berguna untuk bahan obat-obatan, seperti kanker, dan obat untuk perempuan (merapatkan vagina). Di desa sekitar hutan TNMB di Bandealit dan Sukamade, katanya, banyak adanya pengepul atau penadah bunga raflesia dan tanaman obat lain yang merupakan bagian dari rantai perdagangan tumbuhan obat sebuah perushaan jamu terkenal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Jamil tak mau mengungkapkan perusahaan itu." Yang jelas sudah kita identifikasi dan berikan surat peringatan sejak dua tahun lalu,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(*)MAHbub Djunaidy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-7801842216680567696?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/7801842216680567696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=7801842216680567696&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7801842216680567696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7801842216680567696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/10/bunga-raflesia.html' title='bunga raflesia'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/SQmCEoh9i6I/AAAAAAAAAFA/qdnVF17rEUI/s72-c/104_8437.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-6877344334307960206</id><published>2008-10-07T02:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T02:58:29.758-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lebaran'/><title type='text'>Mohon Maaf Lahir Batin</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;zicha mau ngucapin minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin yach.......&lt;br /&gt;Setiap manusia tidak luput dari salah dan khilaf....&lt;br /&gt;Di hari yang fitri ini, Zicha minta maaf sebanyak2xnya agar hati kembali suci dan bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-6877344334307960206?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/6877344334307960206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=6877344334307960206&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6877344334307960206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6877344334307960206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/10/mohon-maaf-lahir-batin.html' title='Mohon Maaf Lahir Batin'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-8399057510074845432</id><published>2008-09-06T01:21:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T01:24:00.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span&gt;Di bulan ramadhan hendaknya kita memperbanyak ibadah sesuai dengan perintah agama………………………&lt;br /&gt;Selamat menjalankan ibadah puasa…………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh piagam kebahagiaan&lt;br /&gt;1.pilih pekerjaaan yang kau sukai&lt;br /&gt;2.perhatikan kesehatan&lt;br /&gt;3.harus ada target dan tujuan hidup&lt;br /&gt;4.berdamailah dgn kehidupan&lt;br /&gt;5.jalani kehidupan yang sekarang jangan menyesali masa lalu dan jangan pula dihantui keresahan menghadapi esok&lt;br /&gt;6.berpikir sebelum bertindak atau memutuskan&lt;br /&gt;7.lihatlah orang yang lebih rendah dari anda&lt;br /&gt;8.biasakan tersenyum ceria dan bergaul dgn orang yang optimis&lt;br /&gt;9.berbuat untuk kebahagiaan orang lain.&lt;br /&gt;10.memanfaatkan kesempatan yang baik dan menjadikannya halte penting untuk meraih kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peace n love&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-8399057510074845432?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/8399057510074845432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=8399057510074845432&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8399057510074845432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/8399057510074845432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/09/ramadhan.html' title='Ramadhan'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-2882411457077719566</id><published>2008-04-22T01:58:00.000-07:00</published><updated>2008-04-22T02:02:57.051-07:00</updated><title type='text'>HARI BUMI... BUMIku SAYANG, BUMIku MALANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Hari Bumi yang di peringati setiap tanggal 22 April menjadi momentum desakan bagi semua pihak yang tidak peduli terhadap lingkungan dan hutan untuk buka mata dan hati terhadap dampak yang merugikan lingkungan. Pemanasan global atau global warming, bahasa kerennya, menjadi isu nasional berbagai gerakan aktivis lingkungan di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Namun kita prihatin sebagai bangsa Indonesia karena pemerintah kita mengeluarkan kebijakan pemerintah melalui PP No. 2 Tahun 2008 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kepentingan Pembangunan di luar kegiatan kehutanan. Pemerintah mengeluarkan PP tersebut guna memberikan keleluasaan izin bagi 14 perusahaan tambang untuk melakukan pembukaan hutan lindung dan hutan produksi untuk kegiatan tambangnya, infrastruktur, dan jalan tol dengan tarif sewa seharga Rp 120 untuk hutan produksi dan Rp 300 per meter persegi per tahun. SUNGGUH IRONIS BAGI PERINGATAN HARI BUMI di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;    Kita sebagai warga yang baik mencoba untuk sadar pentingnya penghijauan dan perbaikan ekosistem lingkungan namun pemerintah tidak sadar akan dampak yang sangat kontroversial dan membahayakan ekosistem hutan. Kita tidak tahu, apakah anak cucu kita bisa menikmati udara bersih di Indonesia karena semakin hari hutan kita habis di sewa kan. Momentum hari bumi seharusnya menjadi introspeksi bagi semua pihak termasuk pemerintah yang memiliki kuasa lebih atas kebijakan yang di keluarkannya. Sungguh malang nasib bumi ku kini yang semakin gersang dan merana!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;    Smoga momentum hari bumi tidaklah hanya sebagai slogan kampanye lingkungan sesaat dan dilupakan pasca perayaan hari bumi selesai. Kita bisa mengurangi pemanasan global di mulai dari rumah kita sendiri dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan!!! CUKUP MUDAH BUKAN???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-2882411457077719566?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/2882411457077719566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=2882411457077719566&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/2882411457077719566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/2882411457077719566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/04/hari-bumi-bumiku-sayang-bumiku-malang.html' title='HARI BUMI... BUMIku SAYANG, BUMIku MALANG'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-6905334556421604046</id><published>2008-04-21T01:53:00.000-07:00</published><updated>2008-04-21T01:59:21.909-07:00</updated><title type='text'>K@RTINI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Semua perempuan pasti mengenang  jasa pahlawan Raden Ajeng Kartini, yang sangat luar biasa bagiku!!!! Bagaimana tidak, beliau telah mengabdikan hidupnya untuk perubahan dan emansipasi perempuan dalam pendidikan. Sejak masih gadis, Kartini telah merealisasikan keinginannya untuk memajukan pendidikan kaum wanita, dengan mendirikan sekolah cuma-cuma khusus wanita di kota kelahirannya, Jepara. Setelah menikah, Kartini juga mendirikan sekolah di Rembang. Hal tersebut menginspirasi wanita-wanita lainnya dengan mendirikan "Sekolah Kartini" di beberapa kota yaitu Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, dan Cirebon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Pemikiran progresif Kartini yang tertuang dalam kumpulan suratnya, menggambarkan kebebasan berpikir Kartini yang tidak terkungkung oleh keadaan. Meskipun dalam kehidupan nyata Kartini mengalami dan menyaksikan ketidakadilan bagi kaum perempuan, dengan guratan pena Kartini terus menyuarakan semangat pembaruan bagi wanita Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Di antara buku berbahasa Belanda yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar Kegemaran membaca dan menulis Kartini ternyata akhirnya menjadi penyambung sejarah antar generasi wanita Indonesia pada jamannya hingga saat ini. Meskipun tidak berjuang melawan penjajahan atas kaumnya dengan mengangkat senjata, namun perjuangan Kartini sangat berarti bagi kemajuan Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Raden Ajeng Kartini, satu dari beberapa wanita yang bergelar pahlawan Indonesia, adalah cermin sejarah gelora perjuangan wanita Indonesia di masanya. Masa kini, setiap kita adalah Kartini Indonesia, setiap kita adalah pejuang Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;Apakah perjuangan dan semangat-semangat kartini masih ada di Indonesia!!!! Banyak masyarakat yang memperingati hari kartini dengan banyak cara. Ada aksi turun ke jalan dengan isu yang macam2, ada yang menggunakan kebaya di moment kartini, ada yang mengistimewakan perempuan dengan berbagai fasilitas di hari kartini dan masih banyak lagi! Namun moment itu hanya sekedar moment yang berlalu sesaat dan tinggal kenangan. Kadang aku sedih, banyak kaum perempuan yang meng-eksploitasi tubuhnya hanya untuk mengenang jasa-jasa kartini. Padahal bukan itu yang di inginkan oleh R.A Kartini. Memang tidak mudah untuk meneruskan semangat perjuangan R.A Kartini di zaman sekarang!!!!  Meski demikian, aku masih yakin ada Kartini-Kartini baru yang melanjutkan perjuangan R.A Kartini untuk meningkatkan derajat kaum perempuan dalam berbagai hal. Aku berharap bisa melanjutkan perjuangan R.A Kartini dengan informasi berita yang kuberikan setiap hari di media. Aku sadar apa yang ku lakukan masih jauh dari harapan R.A Kartini !!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-6905334556421604046?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/6905334556421604046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=6905334556421604046&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6905334556421604046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6905334556421604046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/04/krtini.html' title='K@RTINI'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-7166883284820702098</id><published>2008-04-01T23:30:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T08:56:15.993-08:00</updated><title type='text'>RINDU ALAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R_Mo8WZmxQI/AAAAAAAAAB4/8Yvp443ypW4/s1600-h/bromo+kumbara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R_Mo8WZmxQI/AAAAAAAAAB4/8Yvp443ypW4/s320/bromo+kumbara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184532613303813378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Beberapa hari lalu, aku bertemu dengan teman-teman yang biasa mengajak mendaki gunung dan blusukan ke hutan, sepertinya aku sangat rindu saat-saat itu. Entah kapan lagi, aku bisa keluar-masuk hutan, naik turun bukit, melihat satwa, melihat hamparan hijau yang sangat indah dan tidak bisa ku nikmati lagi akhir-akhir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Dulu masih kuliah, banyak waktu untuk berpetualang dan pergi ke tempat-tempat yang belum ku kunjungi yang asyik dengan hamparan hijau. Bahkan aku rela bolos kuliah untuk pergi ke suatu tempat yang belum ku kunjungi di tempatku mencari ilmu di kota jember dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Memang meng-asyikkan blusukan sana-sini untuk mencari keindahan alam yang kini hampir tidak bisa ku dapati di kota. Kini, aku dan teman-temanku juga sudah sibuk bekerja untuk mencari sesuap nasi untuk masa depan yang cerah. Kadang-kadang sudah menyusun jadwal perjalanan ke suatu lokasi, ternyata malah gagal karena tugas kantor. Capek dech!!!!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Aku rindu untuk melihat hamparan hijau yang luas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;Aku rindu mendengar nyanian burung di hutan dan suara satwa lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Aku rindu tidur beralaskan daun2an&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Aku kangen menghirup udara segar di lereng gunung……&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Yup, mudah2an aku bisa menjelajah lagi dengan teman2 baru ku….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-7166883284820702098?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/7166883284820702098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=7166883284820702098&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7166883284820702098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7166883284820702098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/04/rindu-alam.html' title='RINDU ALAM'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R_Mo8WZmxQI/AAAAAAAAAB4/8Yvp443ypW4/s72-c/bromo+kumbara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-5876145487935367445</id><published>2008-03-03T22:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T08:56:16.210-08:00</updated><title type='text'>Sakit dech</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R8zupu4vUII/AAAAAAAAABw/aCVi6tXco1M/s1600-h/sakit.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R8zupu4vUII/AAAAAAAAABw/aCVi6tXco1M/s320/sakit.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5173772472669917314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Begitu nikmatnya apabila Allah SWT selalu memberikan ridhonya kepada umat manusia untuk tetap sehat jasmani dan rohani hingga akhir hayat.. Selama ini manusia sering lalai ketika sehat dan tidak menjaga kesehatannya dengan baik....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Beberapa hari yang lalu, aku merasakan betapa tidak enaknya sakit dan harus berada di rumah untuk beberapa hari. Aku termasuk orang yang bandel dalam menjaga kesehatan karena beberapa kali sakit yang sama yakni (typus). Beberapa kali aku sudah di ingatkan beberapa teman untuk makan secara teratur dan tidak makan makanan yang pedas dan asam,  namun pantangan itu kadang-kadang selalu ku acuhkan dan pekerjaan yang melelahkan menyebabkan aku kembali terserang penyakit types... Kadang-kadang aku sadar betapa nikmatnya hidup sehat tanpa harus menderita sakit seperti ini.  Aku gak bisa makan sembarangan, minum sari cacing tanah dan mengurangi makan buah2an, pokoke gak enak PUOLLLLLL. Kalau di ingat2 sakit seperti itu, aku sudah gak mau lagi dan berharap itu yang terakhir kalinya .Namun kalau sudah mengerjakan sesuatu yang asyik dan aku selalu lupa untuk menjaga kesehatanku sendiri agar tidak sakit lagi. Kebiasaanku yang selalu bekerja n kadang lupa waktu, menyebabkan aku lupa untuk makan siang dan malam tp kalau untuk sarapan, bagiku sudah harga mati haris di lakukan sebelum berangkat bekerja!!!! he he he&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Begitu aku sakit dan tidak bisa kemana2, hanya bisa nonton tv dan baca2 tanpa bisa melihat2 suasana di luar membuatku seperti di penjara, karena keseharianku selalu bertemu dengan banyak orang dan berada di mana2... Mudah2an kemarin adalah sakit typesku yang terakhir dan mulai sekarang aku juga berusaha keras untuk tetap hidup sehat dan selalu mengikuti nasehat dokter untuk tidak telat makan!!!!! Semoga saja aku bisa tetap konsisten untuk menjaga kesehatanku dan harus kulakukan mulai dari sekarang. Mungkin beberapa orang sering lupa menjaga kesehatannya sendiri karena sibuk ini dan itu, padahal kesehatan sangat berharga dan mutlak harus di jaga. Umumnya sakit typus tidak terasa karena masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari dan demam yang tinggi di malam hari dan siang hari sudah dingin, begitu seterusnya. Orang2 yang sangat super sibuk kadang mengacuhkan sakit typus namun akibatnya malah gak karuan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Pada umumnya orang yang sakit tipes, apabila diobati dengan tepat bisa sembuh dalam hitungan hari.Biasanya satu minggu. Tetapi kalau ada yang sampai bulanan, selain penanganannya terlambat, obat yang diberikan berarti tidak tepat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Untuk itu, jangan menyepelekan penyakit tipes. Sebab, penanganan yang terlambat bisa menyebabkan dampak lebih buruk lagi. Misalnya, bakteri salmonela menyerang usus halus bisa menyebabkan perforasi atau ususnya bolong-bolong. Bila sudah demikian, tindakan yang utama adalah operasi usus. Terjadinya usus bolong ini biasanya disebabkan komplikasi cukup berat. Bakteri salmonela menyerang usus halus. Pada dinding usus halus terdapat kelenjar-kelenjar yang juga ikut terinfeksi kuman. Dalam jumlah cukup banyak, terjadilah mikrosis di mana jaringan-jaringan itu bisa berlubang akibat serangan kuman. Dan biasanya lubang-lubang ini tidak hanya di beberapa kelenjar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;Memang sangat sulit untuk menerapkan hidup sehat, makan teratur, olah raga yang cukup dan selalu positif thinking akan menjadikan hidup kita lebih baik. Mungkin belum terlambat jika kita melakukannya mulai dari sekarang!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-5876145487935367445?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/5876145487935367445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=5876145487935367445&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/5876145487935367445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/5876145487935367445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/03/sakit-dech.html' title='Sakit dech'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R8zupu4vUII/AAAAAAAAABw/aCVi6tXco1M/s72-c/sakit.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-6239252773408204511</id><published>2008-02-22T01:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T08:56:16.539-08:00</updated><title type='text'>Kemana hutanku?????</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76WDXbwq-I/AAAAAAAAABY/RnvXRGQs91k/s1600-h/hutan.jpeg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76WDXbwq-I/AAAAAAAAABY/RnvXRGQs91k/s320/hutan.jpeg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169734406842133474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Hutan lindung dan hutan produksi tak berharga lagi.  Peraturan Pemerintah (PP) No 2 tahun 2008, para pemodal diberi kemewahan membabat hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan pertambangan dan usaha lain, hanya dengan membayar Rp 300 setiap meternya. PP ini juga menghapus fungsi lindung kawasan hutan menjadi fungsi ekonomi sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bangsa kita sudah di guncang bencana banjir dan longsor musim ini,eh kok malah pemerintah kita mengeluarkan PP No 2 tahun 2008 tentang Jenis &amp;amp; tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berasal dari penggunaan kawasan hutan utuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan yang berlaku pada Departemen Kehutanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PP ini memungkinkan perusahaan tambang merubah kawasan hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan tambang skala besar, hanya dengan membayar Rp. 1,8 juta hingga Rp. 3 juta per hektarnya. Lebih murah lagi untuk tambang minyak dan gas, panas bumi, jaringan telekomunikasi, repiter telekomunikasi, stasiun pemancar radio, stasiun relai televisi, ketenagalistrikan, instalasi teknologi energi terbarukan, instalasi air, dan jalan tol. Harganya turun menjadi Rp. 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta. Bisa dibayangkan apa dampak PP ini, ditengah kegagalan negeri mengurus pemulihan kerusakan hutan, konflik tumpang tindih fungsi lahan, dan penanganan bencana lingkungan tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai jurnalis yang juga suka blusukan ke hutan,  tidak habis pikir mengapa pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan yang “NGAWUR DAN GILA”  yakni PP No. 2 tahun 2008 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari Penggunaan Kawasan Hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan. Kira2 pikiran para pejabat yang mengeluarkan kebijakan itu di mana ya???? Bukankan akhir tahun lalu kita sebagai tuan rumah konferensi PBB untuk perubahan iklim dengan isu global warming. Pejabat di daerah hingga anak sekolah pun di minta untuk menanam seribu pohon, sejuta pohon untuk penghijauan. Dengan penanaman yang baru berjalan sekitar 1 bulan, justru ada kebijakan penebangan hutan yang dilegalkan dalam peraturan pemerintah. Ngawur nggak sich kebijakan seperti itu!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak bisa membayangkan bagaimana anak cucu kita puluhan tahun ke depan nantinya, apakah mereka bisa mengenal yang namanya hutan atau mereka tidak tahu tentang hutan di Indonesia. Aku mungkin tidak bisa refreshing lagi ke pinggiran hutan, hanya untuk menghirup udara segar dan tidak bisa melihat tingkah lucu hewan2 yang di lindungi selama ini. Indonesia mau jadi apa kalau hutan seluruhnya habis di tebang hanya untuk isi perut sesaat. Kebijakan yang merugikan dan tidak masuk akal itu perlu dikaji ulang, kalau perlu di binasakan, agar kelestarian lingkungan benar-benar bisa di wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya bencana di sana-sini ternyata belum menyentuh pejabat-pejabat yang rakus itu sehingga mereka membuat kebijakan yang mendatangkan bencana bagi masyarakat indonesia. Lagi-lagi masyarakat yang tidak tahu apa-apa harus menanggung akibatnya. Luas lahan hutan yang setiap tahun berkurang, seharusnya patut di waspadai oleh semua pihak.. eh kok malah pemerintah yang bikin kebijakan yang mengundang bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironis nasib masyarakat Indonesia!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span &gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-6239252773408204511?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/6239252773408204511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=6239252773408204511&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6239252773408204511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/6239252773408204511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/02/kemana-hutanku.html' title='Kemana hutanku?????'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76WDXbwq-I/AAAAAAAAABY/RnvXRGQs91k/s72-c/hutan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1982930955464271421.post-7391814044483486115</id><published>2008-02-22T01:04:00.001-08:00</published><updated>2008-11-13T08:56:16.691-08:00</updated><title type='text'>Refreshing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76jhHbwq_I/AAAAAAAAABg/kMjtDVQuSdU/s1600-h/DSC00162.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76jhHbwq_I/AAAAAAAAABg/kMjtDVQuSdU/s320/DSC00162.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5169749211594402802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#330000;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Setelah sekian lama bergulat dengan tinta dan tape recorder, yang menjadi tugas kesehariaan sebagai jurnalis radio, rasanya perlu sedikit refreshing di tempat yang jauh dari suara bisingnya kendaraan dan membuat ketenangan jiwa. Akhirnya ku putuskan untuk mengikuti pelatihan SAR di pantai Bandealit kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Ketika menginjakkan kaki di kawasan hutan Bandealit, seluruh beban pikiran yang menggantung selama ini, terasa hilang hanya melihat pemandangan hutan dan pantai penuh pesona. Dengan keceriaan teman2 instruktur SAR yang selalu menghiburku, refreshing semakin menjadi nyaman dan asyik. Kadang2 kekonyolan dan pembicaraan yang ngelantur menjadi bahan yg asyik di perbincangkan di sela-sela jadwal pelatihan SAR yang cukup padat. Meski berada di lokasi yang tidak ada sinyal, tugas jurnalistik ku tidak pernah ku tinggalkan. Dengan mencari-cari waktu yang senggang, aku mencoba untuk mewawancarai sejumlah narasumber untuk mendapatkan informasi yang ingin aku dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sadar menjadi jurnalis sangat berat konsekwensinya sehingga mencuri-curi waktu untuk refrsehing sangat sulit. Beberapa kali tawaran untuk mendaki gunung, ke pantai, dan sejumlah lokasi yang butuh waktu beberapa hari untuk sampai kesana, harus pikir2 dulu. Tidak seperti dulu semasa zaman kuliah, acara mendaki gunung tidak bisa di tawar-tawar lagi, bahkan aku rela mbolos kuliah hanya untuk jalan-jalan ke tempat yang belum pernah ku kunjungi. Asal tidak ujian atau ada kegiatan organisasi yang menyita waktu, semua acara jalan-jalan pasti ku lakukan. Saat ini, aku hanya bisa refreshing di daerah yang dekat-dekat dan tidak membutuhkan banyak waktu. Mungkin hanya Bandealit, gunung bromo dan kawah ijen yang dekat jember, yang bisa ku jangkau dengan waktu 1 hingga 2 hari. Namun lagi-lagi perjalanan panjang untuk mendaki gunung tidak bisa lagi ku lakukan karena waktu dan kondisi fisik yang jarang olahraga….he he he. Jadi untuk perjalanan jauh tanpa kendaraan harus bersusah payah menuju ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan yang cukup mempesona, kadang-kadang membuat kita lupa segalanya kecuali makan (he he he). Bahkan perjalanan yang cukup melelahkan dan mengharuskan kita jatuh bangun untuk menuju kesana tidak lagi dirasakan sangat berat di lakukan. Lumayan, meski aku sudah beberapa kali ke pantai Bandealit dengan menginap di wisma atau di pos, markas petugas TNMB, tidak menjadikan ku bosan dan jenuh dengan pemandangan yang tetap sama. Aku bisa menghabiskan waktu ku dengan bermain kano dan menikmati pemandangan di sekitarnya. Meski demikian, aku harus tetap waspada dengan bahaya ketika di hutan atau di danau… ya mungkin aja ada ular atau buaya darat yang muncul dari danau!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya selama 3 hari di wisma bersama instruktur SAR, aku merasa senang dan bisa menikmati refreshingku  dengan PUAS. Kawan-kawan SAR sangat membuatku merasa nyaman dan tidak risih, padahal di sana aku hanya cewek satu-satunya di wisma instruktur SAR. Aku sich terbiasa karena beberapa kali perjalanan yang penuh petualangan, tanpa di temani teman2 cewek lainnya. Bahkan teman2 di kampus mengolok ku preman atau menganggap aku sebagai cowok, memang sich sifatku agak tomboy dan seringkali bergaul dengan cowok. Di Bandealit, aku juga mencoba beberapa teknik penyelamatan, yang ku anggap sebagai hiburan outbond…..POKOKe asyik banget dech&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1982930955464271421-7391814044483486115?l=zichavi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zichavi.blogspot.com/feeds/7391814044483486115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1982930955464271421&amp;postID=7391814044483486115&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7391814044483486115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1982930955464271421/posts/default/7391814044483486115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zichavi.blogspot.com/2008/02/refreshing.html' title='Refreshing'/><author><name>zichavi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10195392087686389280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_5JjV5AeFy4k/R5B69hFb5xI/AAAAAAAAAAM/3_yFeqFFlxw/S220/DSC00197.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5JjV5AeFy4k/R76jhHbwq_I/AAAAAAAAABg/kMjtDVQuSdU/s72-c/DSC00162.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
